
Kilas Sejarah
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis merupakan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2025 tanggal 8 Mei 2025 tentang Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis. IAIN Datuk Laksemana Bengkalis merupakan perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis.
Sejarah institusi ini berawal dari berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bengkalis pada tanggal 17 Juli 1988. Perguruan tinggi ini didirikan dan dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Al-Kautsar (YPIA), serta berada di bawah naungan Kopertais Wilayah VI Sumatera Barat, Riau, dan Kerinci, dengan pembinaan akademik oleh IAIN Imam Bonjol Padang. Pendirian STIT Bengkalis dilandasi oleh gagasan dan kepedulian Drs. Asy’ari Nur, seorang pegawai Departemen Agama pada masa itu, terhadap keterbatasan sumber daya aparatur pemerintahan yang memiliki kualifikasi pendidikan strata satu (S1) di Kabupaten Bengkalis.
Sebagai bentuk keseriusan dalam pengembangan kelembagaan, izin operasional Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS) diajukan pada tahun 1989 dan memperoleh persetujuan tidak lama setelah pengajuan tersebut. Pada bulan Oktober 1988, pembinaan kelembagaan dialihkan kepada Kopertais Wilayah XII Riau–Kepulauan Riau yang dibina oleh IAIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru (kini Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).
Pada tahun 1999, STIT Bengkalis resmi berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis dengan tujuan memperluas cakupan pengembangan fakultas dan program studi. Dalam perkembangannya, STAI Bengkalis pada awal pendiriannya hingga tahun 1999 berlokasi di Jalan Pembangunan I dengan memanfaatkan gedung SMP Luar Biasa (SMPLB) Kabupaten Bengkalis. Sejak tahun 2000 hingga 2012, STAI Bengkalis menempati gedung kampus di Jalan Lembaga Bengkalis di atas lahan seluas ±1,6 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Seiring dengan komitmen untuk meningkatkan mutu dan peran strategis pendidikan tinggi keislaman, pengelola dan yayasan mengusulkan alih status dari perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri. Proses persiapan alih status dilakukan secara intensif pada tahun 2010 hingga 2014 melalui penguatan sumber daya manusia, pemenuhan sarana dan prasarana, pengembangan fasilitas akademik, serta perluasan lahan kampus hingga ±5 hektare. Upaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Puncak dari proses tersebut ditandai dengan peresmian STAI Al-Kautsar Bengkalis menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis pada tanggal 19 September 2014 oleh Menteri Agama Republik Indonesia saat itu, Bapak Lukman Hakim Saifuddin.
Selama sebelas tahun pasca penegerian, STAIN Bengkalis terus melakukan pembenahan kelembagaan dan peningkatan kualitas akademik sebagai bagian dari persiapan alih status menjadi institut. Melalui proses panjang dan berkelanjutan, STAIN Bengkalis akhirnya resmi bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis pada tanggal 8 Mei 2025. Peralihan bentuk kelembagaan ini secara resmi ditandai dengan penyerahan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2025 yang dilakukan secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar. Transformasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran institusi sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman, keilmuan, dan kemelayuan yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.
Visi & Misi
Sebagai satu-satunya perguruan tinggi keislaman negeri yang berada di Pulau Bengkalis dan terletak dipusat ibukota kabupaten, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis memiliki visi : “Menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan dan integrasi ilmu keislaman dan kemelayuan untuk mewujudkan masyarakat berperadaban”.
Misi :
- Menyelenggarakan pembelajaran Upaya pengembangan ilmu keislaman dan kemelayuan;
- Menghasilkan penelitan berkualitas melalui pendekatan integrative ilmu keislaman dan kemelayuan;
- Melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat melaluipemanfaatan lmu pengetahuan yang terencana dan kolaboratif untuk kepentingan akademik dan pemberdayaan Masyarakat.
Saat ini, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis memiliki 3 Fakultas dan 14 Program Studi S1 dan Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2), yakni :
- Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, terdapat 5 program studi, yakni:
• Pendidikan Agama Islam (PAI)
• Tadris Bahasa Inggris (TBI)
• Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
• Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
• Pendidikan Bahasa Arab (PBA) - Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, terdapat 6 program studi, yakni:
• Ekonomi Syariah
• Siyasah Syar’iyyah (Hukum Tatanegara)
• Akutansi Syariah
• Perbankan Syariah
• Manajemen Keuangan Syariah
• Akhwal Syakhsiyyah (Hukum Keluarga Islam) - Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, terdapat 3 program studi, yakni:
- Manajemen Dakwah
- Komunikasi Penyiaran Islam
- Sosiologi Agama
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menyediakan beasiswa kepada seluruh mahasiswanya melalui berbagai jalur dan sumber pembiayaan yang berasal dari IAIN Datuk Laksemana Bengkalis sendiri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun lembaga mitra. Diantara beasiswa tersebut yakni: a. Beasiswa KIP-K (Kartu Indonesia Pintar) b. Beasiswa Prestasi Non Akademik c. Beasiswa Pemerintah Kabupaten/ Kota d. Beasiswa Anak Tempatan (Dinas Pendidikan Bengkalis) e. Beasiswa Provinsi Riau f. Beasiswa BRI Cerdas g. Beasiswa Baznas Kabupaten Bengkalis h. Beasiswa Perusahaan (Sesuai Lokasi Perusahaan)
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis memiliki beragam fasilitas penunjang serta pendukung proses pembelajaran yang bias dirasakan manfaatnya oleh setiap mahasiswa. Fasilitas ini dapat diakses oleh mahasiswa, alumni, bahkan masyarakat umum. Diantaranya :
- Gedung Rektorat
- Perpustakaan Terpadu
- Student Center
- Gedung dan ruang belajar yang representative
- Laboratorium Komputer
- Laboratorium Bahasa
- Laboratorium Micro Teaching
- Laboratorium Bank Mini Syariah
- Laboratorium Hukum/ Ruang Sidang
- Laboratorium PIAUD
- Ruang Radio Kampus Melayu
- Aula Pertemuan
- Sarana Ibadah
- Lapangan Olahraga
- Ruang Sanggar
- Sekretariat Organisasi Kemahasiswaan
- Free Wifi
- Kantin
Terdapat 29 Organisasi Kemahasiswaan di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, yakni :
- Senat Mahasiswa (SEMA)
- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA)
- Resimen Mahasiswa (Menwa)
- Pramuka
- PETIK (Potret Estetika dan Jurnalistik)
- PIK-M (Pusat Informasi & Konseling Mahasiswa)
- LK3 (Lembaga Keagamaan dan Kebudayaan Kampus)
- KSR-PMI (Korps Sukarela PMI)
- MAPALA Bestari
- Forum Mahasiswa KIP Kuliah
- Sanggar Seni Yong Dollah
- Sanngar Seni Al-Qur’an
- HMJ Tarbiyah dan Keguruan
- HMJ Syariah dan Ekonomi Islam
- HMJ Dakwah dan Komunikasi Islam
- HMPS Pendidikan Agama Islam (PAI)
- HMPS Tadris Bahasa Inggris (TBI)
- HMPS Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
- HMPS Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
- HMPS Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
- HMPS Ekonomi Syariah
- HMPS Siyasah Syar’iyyah (Hukum Tatanegara)
- HMPS Akutansi Syariah
- HMPS Perbankan Syariah
- HMPS Manajemen Keuangan Syariah
- HMPS Akhwal Syakhsiyyah (Hukum Keluarga Islam)
- HMPS Manajemen Dakwah
- HMPS Komunikasi Penyiaran Islam
- HMPS Sosiologi Agama
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis terletak di pulau Bengkalis yang berada di kawasan terdepan dan terluar Indonesia serta berhadapan langsung dengan negara tetangga (Malaysia dan Singapura). Sebagai satu-satunya perguruan tinggi keislaman negeri yang berada di Pulau Bengkalis dan terletak dipusat ibukota kabupaten, menjadikan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis sebagai salah satu tujuan masyarakat untuk menuntut ilmu. Tidak hanya datang dari Bengkalis saja, namun ianya juga didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari wilayah luar, seperti Kabupaten Siak Sri Indrapura, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.
Kehidupan kampus yang kental akan nilai keislaman dan kemelayuan, senantiasa ramai dengan kegiatan mahasiswa, seperti perkuliahan, kegiatan olahraga, kajian kitab-kitab klasik, sanggar seni di sore hari, dan pada malam hari diisi kegiatan-kegiatan keagamaan seperti sholawatan dan istighosah.
Berpikir untuk belajar di PTKIN lainnya?
Ada tiga jenis perguruan tinggi yang termasuk ke dalam kategori PTKIN, yaitu Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Saat ini PTKIN berjumlah 58 yang terdiri dari 23 UIN, 30 IAIN, dan 5 STAIN.
Jl. Lembaga, Senggoro, Kec. Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau 28714
BAIK
14 Program Studi Sarjana (S1) dan 1 Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam
3057 (Ganjil 2025/2026)
Keunggulan/Distingsi Perguruan Tinggi
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis merupakan perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis. Sebelumnya, perguruan tinggi ini bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kautsar Bengkalis yang berdiri pada tanggal 17 Juli 1988. Proses bentuk menjadi IAIN ditetapkan pada tanggal 08 Mei 2025 berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2025 tentang Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis.
Saat ini, memiliki 3 Fakultas dan 14 Program Studi S1 dan Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2). Mengusung motto, “MELAYU” (Mandiri, Empati, Luhur, Amanah, Yakin dan Unggul), IAIN Datuk Laksemana Bengkalis mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan perguruan tinggi manapun, yaitu perpaduan antara latar belakang kampus yang religius dan nilai-nilai kemelayuan yang menjadi budaya masyarakat setempat.
Panitia Lokal Penerimaan Mahasiswa Baru
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
http://spmb.kampusmelayu.ac.id/
Kontak Person : 0851 6795 4201
Senin s.d Jum’at, 07.30 s.d 16.00 WIB
